"Kepuasan Anda adalah Prioritas yang Utama"

Global News

ASEAN PASAR BAGI APTRINDO – Majalah Truck Review Edisi 42 Oktober-November 2015

Meskipun kondisi perekonomian belum pulih seperti yang diharapkan, namun pengusaha angkutan barang yang tergabung dalam organisasi Aptrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia) atau Indonesian Trucking Associaiton (ITA) tetap mempersiapkan program kerja 2016, termasuk mengantisipasi masuknya pengusaha sejenis dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

Apalagi Indonesia yang diwakili Aptrindo pada 18 September 2015 di Thailand sudah menandatangani pembentukan Asean Trucking Federation (ATF) yang dalam pembentukannya melibatkan semua negara, yaitu Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam."Masuknya Aptrindo atau ITA itu sendiri juga telah memacu pengusaha angkutan barang untuk mengantisipasi kolaborasi pasar MEA yang segera berlaku pada 1 Januani 2016," kata Drs. Gemilang Tarigan MBA.Dia mengatakan itu pada acara penyusunan program kerja DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Provinsi Banten pada Selasa (27/10) di Aula pertemuan BCS, Banten.Hadir pada kesempatan itu para pengurus Aptrindo DPD Banten, PT Pelabuhan II dan KSOP Banten.

Inilah babak baru dalam bisni sangkutan barang di era liberalisasi Asean, artinya persaingan usaha tidak lagi dengan pengusaha domestik tapi sudah berkompetisi dengan pengusaha dari Asean.Apakah ini tidak merugikan pengusaha angkutan anggota Aptrindo?

"Inibukanmenjadikondisi yang bisamemilihmauatautidak.TapisudahmenjadikeharusandankomitmenuntukmambangunpasarAsean yang memilikipotensihingga US$2,5triliun per tahun (2013)," ungkapDrsGemilangTarigan MBA.Sepertidikatahui, lanjutnya, bahwapasarAseansecara geo-politikdanekonomidarinegara-negara di kawasan Asia Tenggara, bertujuanuntukmeningkatkanpertumbuhanekonomi, kemajuansosial, danpengembangankebudayaannegara-negaraanggotanya, memajukanperdamaiandanstabilitas di tingkatregionalnya, sertameningkatkankesempatanuntukmembahasperbedaan di antaraanggotanyadengandamai.SecarakeseluruhanwilayahAseandaratanseluas 4.46 juta km2 atausetaradengan 3% total luasdaratan di Bumi, danmemilikipopulasi yang mendekatiangka 635 juta orang atausetaradengan 8.8% total populasidunia.Luas wilayahlautAseantiga kali lipatdariluaswilayahdaratan.Termasuk juga Aseansebuahentitastunggal, sebagaiekonomiterbesarkesembilansetelah Amerika Serikat, Cina, Jepang, Jerman, Perancis, Brazil, Inggris, dan Italia.

Pasar Tunggal

KeberadaanpasartunggalAseanini, ujarDrsGemilangTarigan MBA, memangakanmenjadipeluang https://www.viagrapascherfr.com/sildenafil-generique-pas-cher-sans-ordonnance/ yang sangatbaikbagi Indonesia, tapisayangnyakondisiinibelumdicermatisecaraseksamatentangpersiapan yang diperlukanbagipengusahaangkutanbarang (Aptrindo). Alasannyakarenasaatini, para pengusaha di kawasanAseansendiribarumenyiapkantentangkebijakan.

"Artinyabarudilandasipolapikir yang sederhana, yaitubagaimanamenghalangipengusahasejenismasukkebataswilayahnegaradihalau," ujarDrsGemilangTarigan.Misalnyakendaraantrukdari Thailand masukdenganbebaskewilayah Negara Laos.Sementara di Thailand sudahditetapkanataudisyaratkanuntukdapatmemasuki di negeri Gajah ituharussudah lulus Euro 4."Hal yang samaterjadi di perbatasanantara Malaysia dan Indonesia di sekitarkasawanSerawak, bahwakendaraan yang lalu-lalang di kawasanperbatasan minimal memenuhistandar Euro 3, termasukuntukkendaraanangkutanbarang," kata DrsGemilangTarigan.

Artinya, ungkapDrsGemilangTarigan MBA merekasemuanegeraAseanberupayauntukmenfiltermasukkendaraanangkutanbarang/trukkewilayahnya.Sedangkanuntuk Indonesia masalahkendaraantrukitusudahmenjadikendalautama, apalagiharusmemenuhistandar Euro 4.Seperti yang diketahuibahwaAptrindotelahmendesakPemerintahuntukmemberikan stimulus keuanganberupapemberiankredit yang disubsidi, danpenguranganpajak yang jumlahnyamencapai 37,5 %.

Potensi Indonesia

Potensi Indonesia dalamkegiatanangkutanbarang, ternyatamemilikipeluang yang sangatbaikuntukkawasanAsean.Olehkarenajumlahtrukangkutanbarangyãngmencapai 5,7jutatrukituternyata armada terbesar di kawasanAsean. "Jumlahtruksecaranasionalituatau 5,7jutatrukakanmembuatpengusahasejenisberpikirpanjanguntukmenerobosmasukkewilayah Indonesia. Bahkansebaliknya SDM pengemudidari Indonesia akanmemilikipeluang yang besarmasukkeAsean," tegasDrsGemilangTarigan MBA.

Pengakuantersebuttentangpotensidarikegiatanangkutanbarang/trukdan SDM (sumberdayamanusia) pengemuditerungkapharusdibekalistandarpendidikan yang memenuhikualifikasipasar di kawasanAsean."Aptrindountukkeperluantersebuttelahmembentuk PT LogistikInsan Prima yang juga bekerjasamadenganALFidanAdeki.Termasuk juga Badan Nasional SertifikasiProfesi," ujarnya.Bahkanuntuktenagapengemudi juga sudahdisiapkanserifikasikhususpengemudi yang memilikistandarkompetensipengemudisesuaidenganketentuanDepnaker.

  • MANDIRI1.png
  • MANDIRI2.png
  • MANDIRI3.png
  • MANDIRI4.png
  • MANDIRI5.png
  • MANDIRI6.png